Indonesia Kita

tiada cinta tak luntur akan sehamparan
tanah tersubur selain yang terbujur antara
95o BB dan 141o 45’ BT, walau hati hancur
– adakah yang lebih lebur? – tersebab ceceran
darah acap tertumpah pada bumi yang pasrah

tiada yang lebih tersayang akan keluasan
perairan dan daratan selain yang melintang
antara 6o LU dan 11o 08’ LS, kendati kedamaian
melayang – adakah yang lebih lengang? – dihempas
badai yang melanda jiwa-jiwa landai

tiada sanjung tak kunjung padam selain pada
zamrud yang teruntai sepanjang 3.977 mil
di antara samudera hindia dan samudera pasifik
sekalipun segala damba meremukredam
– adakah yang lebih merajam? – memuai
mengabadi klasik

o, tetes airmata yang tak jua tuntas, menetaskan
keraguan antara bahagia dan derita
o, luka yang tak jua kering, membarahkan jiwa
terpojok terasing

di sanalah bumi dipijak, di sanalah langit dijunjung
dalam gairah membuncah menggelegak menggelembung
di sanalah berbangga, di sanalah bertugur
dalam kepiluan cinta menghablur

tapi di bumi pertiwi Tuhan tak reda
menebar kasih
maka di bumi pertiwi kita tak surut
menabur benih

Kudus, 2014

Comments

Popular posts from this blog

Begitu Sederhana

Kabut Asap

Masih Berjalan