Muria Tersepuh Senja
kalau Muria tersepuh senja, kabarkan padaku kekhusyukan menyimak ayat-ayat semesta tentang liuk sungai di pinggang gunung, menikung merayap menjauh ke cakrawala merah menjingga bagai selendang penari melampai di pucuk-pucuk cemara yang daunnya berderai singgah di rambutmu bergerai mem bisikkan desah resah tak kunjung sudah air bening yang membiaskan awan dan pohonan ditampung teras-teras pematang, mengilatkan cahaya terper angkap pada ruang-ruang yang engkau di dalamnya bermesra dalam keparahan rindu mendamba bayang-bayang purba kalau Muria tersenyum di ujung hari, kabarkan padaku matahari membenam di kerindangan dedaun cinta burung-burung pulan g ke kabut suram bayang-bayang meluruh pada semak-semak igau pada segala mimpi sengau Kudus, 2015